Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya -
Kali ini admin akan berbagi info mengenai jenis kanker yang sering
terjadi dan cara penanganannya. Sebab, masih banyak orang yang tidak
mengetahui bahaya kematian yang disebabkan penyakit satu ini. Berikut
penjelasannya lebih lengkap.
Pemeriksaan kanker ini dilakukan mulai usia 50
tahun. Baik pria maupun wanita harus menjalani salah satu tes di bawah ini.
Tes untuk menemukan polip dan kanker:
American Cancer Society tidak merekomendasikan tes
untuk skiring kanker serviks untuk populasi umum tapi ACS memiliki panduan
skrining untuk individu risiko tinggi kanker paru akibat merokok. Jika Anda
memenuhi kriteria berikut ini, Anda memerlukan skrining:
American Cancer Society menganjurkan dilakukan
diskusi dengan dokter untuk menentukan apakah diperlukan tes untuk kanker
prostat karena penelitian belum dapat membuktikan keuntungan tes melebihi
risiko tes.
ACS menganjurkan mulai umur 50 tahun, pria harus
bicara ke dokter megnenai pro dan kontra tes agar dapat menentukan apakah tes
tersebut merupakan pilihan tepat untuk mereka. Bila orang Ameriksa Afrika atau
yang ayah atau saudaranya menderita kanker prostat di bawah usia 65 tahun, pria
tersebut harus mendiskusikan hal ini mulai usia 45 tahun. Bila diputuskan untuk
tes, tes yang dianjurkan adalah PSA darah dengan atau tanpa colok dubur.
Kekerapan tes ditentukan dari kadar PSAnya.
Terima kasih telah membaca artikel Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya yang dianjurkan dokter ini. Jangan lupa tinggalkan komentar... Salam Sehat
Kanker pada prinsipnya dapat dicegah. Selain dengan
perubahan gaya hidup, syarat pencegahan paling ideal adalah mendeteksi dini
kanker itu sendiri melalui pemeriksaan kesehatan. Kini muncul pertanyaan,
pemeriksaan apakah yang ideal untuk dapat mendeteksi kanker?
Untuk mengetahui pemeriksaan yang tepat, ada baiknya
untuk mengetahui terlebih dahulu jenis kanker yang umum paling sering terjadi.
Karena dua hal ini berkaitan satu sama lainnya. Karena beda jenis kanker, beda
pemeriksaannya.
Apa saja pemeriksaan kanker yang dianjurkan? Mari
kita simak panduan terbaru dari American Cancer Society untuk deteksi dini
jenis-jenis kanker terbanyak.
1. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #1: Kanker
Payudara
- Mamografi setiap tahun dianjurkan mulai usia 40 tahun
- Pemeriksaan klinis payudara setiap 3 tahun untuk wanita usia 20 tahunan dan 30 tahunan dan setiap tahun untuk wanita berusia 40 tahun ke atas
- Wanita harus mengenal payudaranya sendiri secara normal (baik secara terlihat maupun teraba) dan laporkan setiap perubahan segera ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan SADARI (periksa payudara sendiri) dapat dilakukan mulai usia 20 tahun.
Wanita yang mempunyai riwayat keluarga,
kecenderungan genetik atau beberapa faktor tertentu harus diskrining dengan MRI
selain dengan mamografi. Bicarakan dengan dokter Anda mengenai sejarah keluarga
dan apakah Anda perlu tes tambahan di usia dini.
2. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #2: Kanker Usus
Besar (Kanker kolorektal) dan Polip Usus Besar
Pemeriksaan kanker ini dilakukan mulai usia 50
tahun. Baik pria maupun wanita harus menjalani salah satu tes di bawah ini.- Sigmoidoskopi fleksibel setiap 5 tahun*, atau
- Kolonoskopi setiap 10 tahun, atau
- Double-contrast barium enema setiap 5 tahun*, atau
- CT colonography (virtual colonoscopy) setiap 5 tahun*
- Tes darah samar feses (gFOBT) setiap tahun*,**, atau
- Tes imunokimia feses, fecal immunochemical test (FIT) tiap tahun*,**, atau
** Tes menggunakan feses yang diambil dari rumah.
Bila dilakukan di poli dokter tidak memadai untuk tes. Bila hasilnya positif
maka harus dilanjutkan dengan kolonoskopi.
Tes ini dirancang untuk menemukan adanya polip dan
kanker pada tahap dini dan bisa dilakukan apabila tersedia di fasilitas
kesehatan di tempat anda. Bicarakan dengan dokter Anda tes mana yang terbaik
untuk Anda.
Beberapa orang perlu diskrining dengan jadwal yang
berbeda karena ada riwayat pribadi atau riwayat keluarga. Bicarkaan dengan
Dokter Anda mengenai riwayat Anda dan tes apa yang terbaik untuk Anda.
3. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #3: Kanker
Serviks
Pemeriksaan kanker leher rahim:
- Skrining kanker serviks harus diulai pada usia 21 tahun. Wanita di bawah 21 tahun tidak perlu diperiksa.
- Wanita berusia antara 21 - 29 tahun harus tes Pap setiap 3 tahun. Sekarang ada tes yang disebut tes HPV. Tes HPV tidak perlu dilakukan pada kelompok umur ini keduali bila dibutuhkan pada hasil tes Pap yang abnormal.
- Wanita berusia 30 - 65 tahun harus tes Pap plus HPV (disebut "co-testing") setiap 5 tahun. Hal ini merupakan pendekatan yang terpilih, tapi masih dapat diterima apabila hanya tes Pap saja setiap 3 tahun.
- Wanita di atas umur 65 tahun yang hasil skrining teraturnya normal tidak perlu diperiksa skrining lagi. Begitu tes dihentikan, tidak perlu dimulai lagi. Wanita dengan riwayat pra-kanker harus meneruskan skrining selama minimal 20 tahun setelah diagnosis, bahkan bila lewat dari usia 65 tahun.
- Wanita yang rahimnya telah diangkat (dan juga serviksnya) akibat penyakit yang bukan kanker serviks dan tidak ada riwayat kanker serviks tidak perlu dites lagi.
- Wanita yang telah divaksinasi HPV harus tetap diskrining sesuai dengan anjuran kelompok umurnya.
- Wanita yang karena riwayat kesehatannya mungkin perlu jadwal skrining kanker serviks yang berbeda.
4. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #4: Kanker
Endometrium (Kanker Rahim)
American Cancer Society menganjurkan saat menopause,
setiap wanita harus diberitahu mengenai risiko dan gejala kanker endometrium.
Wanita harus melaporkan setiap perdarahan atau
bercak darah pada dokter. Beberapa wanita yang karena riyawatnya mungkin perlu
dipertimbangkan melakukan biopsi endomtrium setiap tahun.
5. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #5: Kanker Paru
American Cancer Society tidak merekomendasikan tes
untuk skiring kanker serviks untuk populasi umum tapi ACS memiliki panduan
skrining untuk individu risiko tinggi kanker paru akibat merokok. Jika Anda
memenuhi kriteria berikut ini, Anda memerlukan skrining:- Usia 55 - 74 tahun
- Kondisi kesehatan cukup baik
- Riwayat merokok minimal 30 pak per tahun DAN masih merokok sampai sekarang ATAU telah berhenti merokok daalam waktu 15 tahun terakhir.
Pemeriksaan yang dianjurkan adalah CT Scan paru
dosis rendah (LDCT). CT Scan dada memerikan gambaran yang lebih detil daripada
rontgen (x-ray) dada dan lebih baik dalam menemukan abnormalitas kecil pada
paru. LDCT dada menggunakan jumlah radiasi yang lebih kecil daripada standard
CT scan dada dan tidak memerlukan pewarna kontras intravena.
6. Jenis Kanker Paling Sering Terjadi #6: Kanker
Prostat
American Cancer Society menganjurkan dilakukan
diskusi dengan dokter untuk menentukan apakah diperlukan tes untuk kanker
prostat karena penelitian belum dapat membuktikan keuntungan tes melebihi
risiko tes. Terima kasih telah membaca artikel Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya yang dianjurkan dokter ini. Jangan lupa tinggalkan komentar... Salam Sehat
Title : Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya
Description : Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya - Kali ini admin akan berbagi info mengenai jenis kanker yan...
Description : Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya - Kali ini admin akan berbagi info mengenai jenis kanker yan...




0 Response to "Berikut Ini Adalah Jenis Kanker yang Sering Terjadi dan Cara Penanganannya"
Posting Komentar